Halo, videography enthusiasts! Siapa di sini yang suka membuat video pendek dengan gaya keren? Jika iya, kamu pasti tahu betapa pentingnya cerita atau storytelling dalam setiap video yang kamu buat. Nah, kali ini kita akan membahas fenomena kebangkitan TikTok dan Instagram Reels yang sedang menggemparkan dunia videography. Yuk, simak artikel ini sampai habis untuk menemukan tips-tips seru tentang cara membuat Reels social media yang memiliki storytelling yang baik! Buckle up and let’s dive in to the world of short videos that will leave you wanting more!
Pentingnya penyampaian cerita atau storytelling dalam video

Bagi para pembuat audiovisual ataupun videography, pasti sudah tahu bahwa cerita atau storytelling adalah salah satu elemen terpenting dalam menciptakan video yang menarik perhatian. Ketika kamu dapat menyampaikan cerita dengan cara yang baik, maka akan lebih mudah untuk menghubungkan dengan penontonmu.
Penyampaian cerita dalam sebuah video biasanya terbagi menjadi beberapa tahap, yaitu pendahuluan, pengenalan karakter dan konflik, klimaks, dan penyelesaian. Melalui tahapan-tahapan ini, penonton akan dibawa ke dalam alur cerita yang menarik dan membuatnya terlibat emosional dengan apa yang ditampilkan.
Berikut adalah beberapa alasan mengapa penyampaian cerita atau storytelling sangat penting dalam video:
- Membuat video lebih menarik
Dengan adanya cerita yang disampaikan secara baik, video akan menjadi lebih menarik untuk ditonton. Sebuah video tanpa cerita yang jelas cenderung akan menjadi monoton dan membosankan bagi penonton. Dengan adanya cerita yang menarik, penonton akan lebih terlibat secara emosional dan cenderung akan membagikan video tersebut kepada teman-temannya.
- Menyampaikan pesan dengan lebih efektif
Cerita dapat digunakan sebagai sarana untuk menyampaikan pesan atau nilai-nilai tertentu kepada penonton dengan cara yang lebih efektif. Penonton akan cenderung lebih terbuka dan menerima pesan yang disampaikan melalui cerita daripada jika pesan tersebut disampaikan secara langsung.
- Meningkatkan daya ingat
Penyampaian cerita dalam video juga dapat meningkatkan daya ingat penonton. Dengan adanya alur cerita yang menarik, penonton akan cenderung mengingat dan mempertahankan informasi yang diberikan dalam video tersebut.
- Memperkuat hubungan dengan penonton
Cerita yang baik dapat membangun hubungan emosional antara pembuat video dengan penontonnya. Penonton akan merasa terhubung dengan karakter atau tokoh dalam cerita dan cenderung akan lebih memperhatikan atau mengikuti karya-karya berikutnya dari pembuat video tersebut.
- Menarik perhatian target audiens
Dengan adanya cerita yang menarik, video juga akan lebih mudah untuk menarik perhatian target audiens yang dituju. Sebuah video yang memiliki alur cerita yang kuat cenderung akan lebih banyak dibagikan dan ditonton oleh orang-orang yang sesuai dengan target audiensnya.
- Meningkatkan kualitas video
Cerita yang disampaikan dengan baik dapat meningkatkan kualitas video secara keseluruhan. Dengan adanya alur cerita yang teratur, video akan terasa lebih profesional dan memiliki nilai lebih daripada video yang hanya berisi informasi tanpa ada narasi yang jelas.
Maka dari itu, dibutuhkan waktu yang tepat untuk membawa penonton dari satu emosi ke emosi lainnya, sehingga cerita itupun mengalir dengan baik. Lalu bagaimana dengan penyampaian cerita pada video pendek? Sebelumnya aku mau ngajak kamu untuk mengetahui seberapa penting sih beralih ke video pendek?
Keep scrolling!
Trend video pendek atau Reels di dunia videography telah menggeser video durasi panjang

Trend video pendek atau Reels di dunia videography memang sedang menjadi sorotan utama belakangan ini. Dulu, kita terbiasa menonton video dengan durasi panjang yang sering kali menjelaskan satu topik secara detail. Namun sekarang, semuanya berubah! Video-video pendek dan kreatif telah mengambil alih dunia videography.
Reels adalah fitur baru dari Instagram yang mirip dengan TikTok. Fitur ini memungkinkan pengguna untuk membuat video pendek dengan durasi 15 detik sampai 3 menit dan kemudian membagikannya ke feed mereka.
Apakah video pendek memikat penonton?
Sudah terbukti dari data yang ada sebesar 81% pengguna internet lebih memilih menonton video pendek dibandingkan dengan video yang lebih panjang. Data ini menunjukkan bahwa video pendek memiliki daya tarik yang kuat bagi penonton.
Alasan Video Pendek Lebih Menarik
1. Mudah Dibuat dan Diakses
Video pendek relatif mudah dibuat, bahkan hanya dengan menggunakan ponsel pintar sekalipun. Selain itu, fitur Reels di Instagram juga memudahkan pengguna untuk membuat video pendek tanpa mengeluarkan biaya tambahan. Hal ini tentunya membuat video pendek semakin mudah diakses oleh banyak orang.
2. Menghibur dan Menginspirasi
Video pendek seringkali memiliki tema yang menghibur atau menginspirasi penonton. Konten-konten seperti tantangan, tutorial, vlog singkat, atau parodi sering kali disukai dan dinikmati oleh penonton karena memberikan hiburan ringan dan inspirasi sederhana dalam waktu singkat.
3. Cocok untuk Generasi Z
Generasi Z adalah generasi yang tumbuh dan besar dengan teknologi yang canggih. Generasi ini lebih suka menghabiskan waktu di media sosial dan menikmati konten yang singkat dan cepat. Video pendek sangat cocok untuk generasi Z karena memberikan hiburan dalam format yang sesuai dengan gaya hidup mereka.
4. Menghemat Waktu
Di tengah kesibukan yang padat, video pendek menjadi pilihan utama bagi banyak orang karena tidak membutuhkan waktu yang lama untuk ditonton. Dengan durasi yang singkat, penonton dapat menikmati konten secara efisien tanpa perlu mengorbankan banyak waktu.
5. Cocok untuk Pemasaran
Video pendek juga sangat cocok digunakan sebagai alat pemasaran oleh para produsen atau influencer. Dengan durasi yang singkat, video pendek dapat dengan mudah menarik perhatian calon konsumen atau pengikut tanpa perlu berlama-lama menjelaskan produk atau layanan.
Perilaku searching juga mulai bergeser dari Google ke platform social media, dari data yang ada sekitar 86% pengguna internet mencari produk atau layanan melalui platform social media seperti Instagram, TikTok, dan lainnya. Hal ini menunjukkan bahwa video pendek memang memiliki daya tarik yang kuat dan mampu menggeser video durasi panjang dalam dunia videography.
Bagaimana cara membuat Reels social media yang memiliki storytelling yang baik?

Salah satu hal yang membuat Reels menjadi begitu populer adalah kemampuannya untuk menyampaikan cerita atau storytelling dalam video singkat. Dalam dunia videography, storytelling merupakan suatu keahlian penting yang dapat mempengaruhi sejauh mana pesan dan emosi disampaikan kepada penonton. Namun, tantangan untuk memberikan storytelling yang baik dalam waktu singkat juga cukup tinggi. Jadi simak beberapa tips yang sudah kita kumpulkan berikut ini.
Cara membuat Reels social media dengan storytelling yang baik dimulai dengan pemilihan tema atau konsep cerita yang jelas. Pilihlah topik atau ide yang menarik dan relevan dengan audiens kamu. Misalnya, jika kamu seorang food blogger, buatlah Reels tentang resep makanan favorit kamu atau pengalaman kuliner unik di sebuah restoran.
Selain itu, perhatikan juga komposisi visual dalam pembuatan Reels. Gunakan teknik framing dan pengaturan pencahayaan untuk menciptakan suasana dan atmosfer tertentu sesuai dengan cerita yang ingin kamu sampaikan. Jangan lupa pula untuk menggunakan musik atau suara latar yang mendukung agar tampilan video lebih menarik.
Sebagai content creator, jadilah kreatif dalam menggabungkan elemen-elemen visual seperti gambar, teks pendek, efek transisi, dan gerakan kamera untuk meningkatkan daya tarik dari Reels kamu. Cobalah bermain-main dengan variasi sudut pandang dan perspektif sehingga penonton merasa terlibat langsung dalam cerita tersebut.
Terakhir tapi tidak kalah penting adalah durasi video. Karena formatnya yang singkat, pastikan cerita utama dapat tersampaikan secara padat namun tetap informatif agar tidak membuat penonton bosan. Singkirkan adegan atau informasi yang tidak relevan dan fokus pada inti cerita yang ingin kamu sampaikan.
Berikut tahapan alur cerita yang bisa kamu pakai untuk pembuatan Reels:
- Tentukan tema atau pesan utama dari video Anda.
- Gunakan adegan pembuka (introduction) yang menarik perhatian penonton.
- Buatlah perkembangan cerita (plot development) agar penonton tetap tertarik hingga akhir.
- Berikan ending atau kesimpulan yang kuat untuk menyampaikan pesan Anda.
Manfaat Reels bagi content creator

Bagi para content creator, Reels merupakan sebuah wahana yang sangat menguntungkan untuk mengeksplorasi kreativitas mereka. Dengan durasi video pendek yang hanya 15 hingga 30 detik, Reels memungkinkan para content creator untuk menyampaikan pesan atau cerita mereka dengan cara yang singkat namun efektif.
Salah satu manfaat utama dari menggunakan Reels adalah kemampuannya dalam menarik perhatian audiens. Dalam dunia media sosial yang penuh dengan konten yang beragam, penting bagi seorang content creator untuk bisa mencuri perhatian pengguna dan membuat mereka tertarik untuk melihat isi video tersebut. Melalui penggunaan efek-efek visual dan musik yang catchy, Reels dapat membantu meningkatkan daya tarik suatu konten secara signifikan.
Selain itu, keberadaan fitur Explore di Instagram juga menjadi salah satu alasan mengapa Reels sangat bermanfaat bagi content creator. Fitur ini memungkinkan konten-konten berkualitas tinggi muncul di halaman Explore pengguna lainnya secara organik tanpa harus melakukan promosi tambahan. Hal ini tentunya memberikan kesempatan lebih besar bagi para content creator agar bisa ditemukan oleh publik baru dan mendapatkan lebih banyak followers.
Tidak hanya itu, dengan adanya fitur kolaborasi pada platform TikTok dan Instagram, para content creator juga memiliki kesempatan besar untuk bekerja sama dengan sesama kreator terkenal atau bahkan merek-merek ternama. Kolaborasi semacam ini tidak hanya dapat meningkatkan visibilitas suatu akun tetapi juga membuka peluang kerjasama jangka panjang yang menguntungkan.
Dengan segala manfaat yang dimiliki Reels, tak heran jika banyak content creator yang mulai fokus untuk membuat konten-konten di platform ini.
Manfaat Reels bagi pengusaha bisnis atau penjual produk

Dalam era digital yang semakin berkembang, media sosial menjadi salah satu platform penting untuk mempromosikan produk dan bisnis kamu. Hadirnya fitur Reels di media sosial mendorong para pengusaha untuk menjelajah dunia video pendek dengan cara yang menyenangkan dan kreatif!
Salah satu manfaat utama dari menggunakan Reels adalah meningkatkan eksposur brand kamu. Dengan membuat konten menarik dan menghibur dalam format video pendek, kamu dapat menarik perhatian lebih banyak orang dan meningkatkan awareness terhadap bisnis atau produk kamu. Hal ini memberi kesempatan kepada pengusaha untuk mendapatkan lebih banyak followers.
Selain itu, Reels juga bisa digunakan sebagai sarana untuk berbagi informasi tentang produk baru atau promosi spesial. Dalam 15 detik yang singkat namun efektif, kamu dapat memperkenalkan karakteristik unggul dari produk kepada calon konsumen. Jangan lupa sertakan juga tautan langsung ke website atau toko online kamu agar mudah diakses oleh para viewers.
Tidak hanya itu, menggunakan Reels juga membantu menciptakan hubungan yang lebih personal antara penjual dan pelanggan potensialnya. Dengan berbagi cerita melalui video pendek tersebut, pengusaha bisa menunjukkan kepribadian mereka serta proses pembuatan atau bagaimana cara menggunakan produk mereka secara lebih interaktif.
Jadi jangan ragu-ragu lagi! Manfaatkan fitur Reels ini sebagai alat pemasaran kreatif bagi bisnis atau penjual produk kamu!
Bagaimana cara menganalisa kinerja Reels?

Jadi, bagaimana cara menganalisa kinerja Reels yang kamu buat? Nah, jangan khawatir! TikTok dan Instagram telah menyediakan fitur analitik yang dapat membantu kamu melihat seberapa baik performa Reelsmu.
Pertama-tama, pergilah ke akun kamu di aplikasi TikTok atau Instagram. Kemudian cari bagian “Insights” atau “Analitik”. Di sini, kamu akan menemukan berbagai data penting seperti jumlah tampilan video, jumlah suka (likes), komentar, serta berapa banyak orang yang mengunjungi profilmu setelah melihat Reels tersebut.
Selain itu, kamu juga bisa melihat rata-rata waktu ditonton oleh pengguna dan persentase pemutaran ulang video. Hal ini sangat berguna untuk memahami apakah kontenmu cukup menarik bagi audiens atau perlu diperbaiki lebih lanjut.
Tidak hanya itu, Kamu juga dapat melihat demografi pengguna yang tertarik dengan kontenmu. Misalnya usia dan lokasi mereka. Dengan informasi ini, kamu dapat lebih memahami siapa target audiensmu dan menciptakan konten Reels yang relevan dengan mereka.
Terakhir tapi tidak kalah pentingnya adalah engagement rate. Engagement rate merupakan indikator seberapa besar interaksi dari pengguna terhadap kontenmu dalam bentuk like maupun komentar. Semakin tinggi engagement rate-nya maka semakin baik performa dari Reels-mu!
Jadi itulah beberapa tips tentang cara menganalisa kinerja Reels-mu di TikTok dan Instagram. Jangan ragu untuk bereksperimen dengan konten-konten baru dan selalu perhatikan data analitik untuk meningkatkan kualitas dari Reels-mu. Selamat mencoba!

Saat ini malah dunia literasi seperti di tinggal dulu kita sering menanti nanti tulisan dari para Bloger namun ketika maraknya dunia sosial media maka banyak yg beralih ke sosmed.
SukaSuka